Cover
EDITOR'S CHOICE #1 (STORY)

Di Atas Luka yang Tak Tampak

"Raga Wiratmaja bukan siapa-siapa—anak sopir angkot, lulusan pas-pasan, hidup dari bengkel kecil yang hampir bangkrut. Hidupnya berubah ketika sebuah kasus hukum menjerat sahabatnya, dan Raga dipaksa turun tangan meski bukan pengacara. Ia mulai belajar, bertanya, membaca, dan diam-diam mencari guru spiritual yang dulu pernah menolong ayahnya.Setiap jejak menuju kebenaran justru membuka luka lama:tentang ibunya yang hilang karena fitnah, sahabat yang berubah menjadi musuh, dan wanita yang ia cintai tapi kini berdiri di pihak lawan.Ketika kebenaran hampir terbuka, Raga mulai diteror oleh mimpi-mimpi aneh; suara perempuan yang memanggil dari masa lalu, lelaki tua berjubah hitam di persimpangan, dan bayangan ibunya yang seolah masih hidup. Apakah itu petunjuk… atau peringatan?Di tengah kekacauan hukum, konspirasi tanah, dan tekanan orang berkuasa, Raga menemukan satu hal yang tidak bisa dibeli oleh siapapun:Harga diri seorang manusia.Untuk pertama kalinya, ia memutuskan untuk melawan.Bukan demi menang… tapi demi layak berdiri.Dan di sanalah takdirnya berubah.Kadang, kemenangan bukan ketika kita menghajar dunia…tetapi ketika kita berhenti berlari dari diri sendiri.Novel ini akan menjadi perjalanan tentang kemiskinan yang membentuk, cinta yang melukai, hukum yang tidak adil, dan bisikan spiritual yang menuntun."

Baca Novel
176 Total Views
Cover
EDITOR'S CHOICE #2 (STORY)

SANG PENDIAM

"Ia tidak banyak bicara.Bukan karena tak punya suara,tapi karena dunia terlalu sering salah mendengar.Sang Pendiam adalah kisah tentang seorang lelaki biasa yang hidup di pinggir keramaian. Ia bekerja, pulang, makan, lalu tidur. Hari-harinya berjalan pelan, sunyi, nyaris tak meninggalkan jejak. Di mata orang lain, ia hanyalah pria pendiam yang mudah diabaikan—tidak menonjol, tidak berisik, tidak berbahaya.Namun di balik diamnya, ada masa lalu yang tidak pernah benar-benar pergi. Ada luka yang dipendam, harga diri yang dijaga, dan prinsip hidup yang tak pernah ia ucapkan dengan kata-kata. Ia tidak mencari masalah. Tapi hidup, seperti biasa, tidak peduli pada pilihan seseorang.Ketika tekanan datang dari lingkungan, pekerjaan, dan orang-orang yang merasa berhak meremehkan, batas itu perlahan terkikis. Dan saat garis terakhir terlewati, diam bukan lagi pilihan—melainkan keputusan untuk bertindak.Action dalam cerita ini tidak hadir sebagai pamer kekuatan, melainkan sebagai bentuk perlawanan yang jujur dan dingin. Setiap pukulan memiliki alasan. Setiap keputusan membawa konsekuensi. Tidak ada heroisme berlebihan—yang ada hanya manusia yang bertahan dengan caranya sendiri.Sang Pendiam adalah novel slice of life dengan denyut action realistis, tentang kesunyian yang menekan, kehidupan yang keras, dan seorang lelaki yang membuktikan bahwa diam bukan berarti lemah—kadang itu adalah bentuk kekuatan paling berbahaya."

Baca Novel
94 Total Views
Cover
EDITOR'S CHOICE #3 (COMIC)

Nano Mashin

"Setelah mengalami cobaan berat pada hidupnya, Tiba tiba Chun yeowun mendapatkan pertolongan tidak terduga dari keturunannya di masa depan yang memasukkan teknologi nano ke dalam tubuhnya! Mampukah Chun Yeowun menjadi master bela diri dengan menggunakan kekuatan nano mashin!?"

Baca Komik
94 Total Views
Cover
EDITOR'S CHOICE #4 (STORY)

Dunia Tanpa Takdir

"Sejak awal penciptaan, dunia tidak pernah bebas.Yang disebut takdir bukanlah kehendak alam, melainkan aturan yang ditulis para Dewa agar manusia tetap kecil, patuh, dan mudah dikorbankan.Dunia Ardhavara berjalan di bawah Kitab Takdir—sebuah hukum absolut yang menentukan siapa yang lahir sebagai raja, siapa yang mati sebagai budak, dan siapa yang bahkan tak pantas dikenang. Takdir menjaga dunia tetap “seimbang”, namun keseimbangan itu dibangun di atas penderitaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.Hingga suatu hari, lahir seorang anak yang tidak tercatat dalam kitab mana pun.Ia bernama Aksara, pemuda dari Tanah Abu—wilayah terbuang tempat manusia hidup tanpa doa dan mati tanpa nama. Sejak kecil, Aksara dihantui mimpi tentang dunia tanpa langit, tanpa suara Dewa, dan tanpa garis takdir. Mimpi itu bukan ramalan… melainkan ingatan dari masa depan yang belum terjadi.Ketika sebuah segel kuno runtuh dan para Dewa turun tangan untuk menghapus kesalahan mereka sendiri, Aksara terbangun sebagai anomali: manusia pertama yang mampu melihat dan merobek takdir. Bukan dengan sihir, bukan dengan doa—melainkan dengan kehendak murni yang menolak tunduk.Kebangkitannya mengguncang Ardhavara.Para Dewa ketakutan.Para penjaga takdir ragu.Manusia mulai bertanya: jika takdir bisa dihancurkan, siapa yang harus bertanggung jawab atas hidup mereka sendiri?Dalam perjalanannya, Aksara bertemu mereka yang juga patah oleh dunia:seorang penjaga Kitab Takdir yang menyadari seluruh hidupnya adalah kebohongan,makhluk terkutuk yang diciptakan untuk membenci manusia namun justru memilih melindungi,dan saksi tua yang tahu bahwa kebebasan selalu menuntut harga yang kejam.Semakin dekat Aksara pada kebenaran, semakin jelas satu kenyataan pahit:Dunia tanpa takdir bukanlah dunia yang damai.Itu adalah dunia tanpa jaminan, tanpa janji keselamatan, tanpa surga di akhir penderitaan.Di titik akhir, Aksara harus membuat pilihan yang tak bisa ditarik kembali:memulihkan takdir demi ketertiban semu,atau menghancurkannya dan menyerahkan dunia pada tangan manusia—dengan segala kesalahan, kekejaman, dan kebebasan yang menyertainya.Karena kebebasan sejati bukan tentang hidup tanpa aturan,melainkan berani hidup tanpa alasan yang ditulis orang lain.Dan ketika takdir mati,manusia harus belajar menjadi Tuhan bagi dirinya sendiri."

Baca Novel
79 Total Views
Cover
EDITOR'S CHOICE #5 (STORY)

Thalassya: Takhta di Kedalaman Abadi

"Di bawah samudra terdalam, tersembunyi sebuah dunia bernama Thalassya—kerajaan kuno yang tidak pernah tersentuh cahaya matahari. Dunia ini dihuni oleh berbagai ras bawah laut: bangsa Siren penjaga suara laut, Kaelmar sang prajurit karang, hingga Leviathan purba yang dianggap sebagai dewa sekaligus kutukan.Selama ribuan tahun, Thalassya hidup dalam keseimbangan rapuh, dijaga oleh Takhta Pasang Surut, sumber kekuatan yang mengendalikan arus laut dan kehidupan seluruh samudra. Namun ketika takhta itu mulai melemah, tanda-tanda kehancuran muncul: arus menjadi liar, makhluk buas bangkit, dan batas antara dunia laut dan darat mulai retak.Cerita mengikuti Arelion, pemuda penjaga reruntuhan laut yang tanpa sengaja membawa tanda kuno—simbol pewaris Takhta yang telah lama dianggap musnah. Di saat yang sama, kekuatan gelap dari Palung Hitam bangkit, dipimpin oleh sosok yang ingin menenggelamkan seluruh dunia ke dalam keheningan abadi.Arelion harus memilih: menyatukan kerajaan-kerajaan laut yang saling bermusuhan, atau membiarkan Thalassya runtuh dan menyeret dunia darat ke dalam kehancuran yang sama.Di kedalaman laut, tidak semua yang indah itu baik… dan tidak semua yang mengerikan adalah musuh."

Baca Novel
71 Total Views

Baru Dirilis

Drama Perjuangan

Lihat Semua

Fantasi

Lihat Semua

Horor

Lihat Semua

Komedi

Lihat Semua
Beranda Rak Buku
Tulis
Profil